Apakah itu eggyolk ?
Barakali tidak semua kalangan yang familiar dengan istilah agribisnis telur asin yang satu ini.
Apalagi istilah eggyolk terambil dari bahasa Inggris yang relatif jarang digunakan dalam bahasa Indonesia.
Dalam bahasa Indonesia, eggyolk merujuk pada bagian kuning pada telur yang terletak di tengah-tengah telur.
Mengenal eggyolk
Dalam susunan anatomi telur, khususnya telur ayam maupun bebek, keberadaan eggyolk berada di bagian tengah yang ditopang oleh Kalaza, atau semacam tali yang menghubungkan bulatan kuning telur dengan bagian dasar dan lancip dari telur.
Dengan adanya Kalaza, eggyolk atau kuning telur asin dapat dipertahankan keberadaannya di bagian tengah dari telur.
Akan tetapi, meskipun ditopang oleh Kalaza, keberadaan kuning telur sejatinya berada agak condong ke bagian bawah ( sisi tumpul ) dari butiran telur, sehingga untuk menjaga keseimbangan posisi eggyolk, seyogianya butiran telur disimpan dalam posisi terbalik, yaitu bagian sisi tumpul menghadap atas dan bagian sisi lancip berada di posisi bawah.
Warna eggyolk
Secara alamiah, warna eggyolk setiap telur dapat bermacam-macam, baik antara telur ayam maupun dengan telur bebek.
Bahkan dalam satu jenis telur semisal telur bebek atau telur ayam, warna eggyolk bisa bermacam-macam pula dan bergradasi mulai dari putih pucat, kuning pucat, kuning cerah, kuning padat, orange, hingga merah.
Dalam dunia agribisnis, khususnya peternakan unggas, gradasi warna dapat diukur dengan menggunakan eggyolk meter.
Mengapa warna eggyolk bisa bermacam-macam ?
Jawabannya tentu saja karena dipengaruhi oleh jenis telur dan jenis pakan yang dikonsumsi unggas, ataupun pemberian zat mineral tambahan pada pakan unggas tersebut.
Semakin padat dan pekat warna eggyolk, semakin tinggi kandungan gizi dari sebutir telur.
